apa yang terlintas di bayangan ketika mendengar kata ‘stretching’ ?
Di zaman SMA dulu, ada guru olahraga (sekarang sudah meninggal), beliau bekas atlet judo eh gulat kalo gak salah. Sebagai atlet, menurut beliau penting sekali namanya pemanasan atau biasa disebut sebagai ‘stretching’. Kenapa dinamakan begitu sih, common sensenya adalah karena sewaktu proses pemanasan dilakukan dengan cara melakukan peregangan otot-otot tubuh, harapannya otot sudah akan siap sewaktu dilakukan aktivitas fisik yang berat, sehingga tidak kram misalnya.
Dan yang menyebalkan adalah stretching ini bisa makan 1 jam lebih (dari jatah 2 jam olahraga). Padahal jelas kan, kita semua maunya langsung main aja, entah basket, volley, atau sepakbola. Well ..
Nah sekarang, setelah 15 tahun-an lewat, kata ‘stretching’ ini muncul lagi dan dicetuskan oleh bos Kontinum. Bedanya, disini definisinya adalah
Aktivitas untuk memikirkan solusi secara mendalam , detail, preferably out-of-the-box atas permasalahan atau isu yang muncul
Kegiatan ini dilakukan supaya dapat memberikan proposed solution yang memberikan diferensiasi sehingga membuat customers kita feel ‘blown away’ .
Aktivitas ini juga sekaligus akan menggeser positioning bisnis dan sales strategy, untuk memilih client/market yang memang solution-oriented. Harapannya ada daya tawar yang akan membawa revenue/project nya lebih besar. Typical project seperti ini selanjutnya akan memungkinkan prospek mengecil (niche market), tapi positifnya adalah tim delivery punya luxury waktu untuk melakukan stretching yang lebih lama, sehingga diharapkan solusi yang dipropose semakin bagus.
That’s all for today ..
HOWGH!